Laser Cutting Machine

PT. Delta Prima Makmur

Distributor Laser Cutting Machine Indonesia

Laser Cutting Machine
Laser Cutting Machine HSG

Fiber Laser Cutting

Pemotongan laser serat (fiber laser) memiliki kualitas sinar yang sangat baik dan merupakan pilihan pertama di bidang pemotongan presisi laser

Fiber Marking

Fiber laser marking machine dapat memenuhi permintaan produksi massal dengan kecepatan penandaan yang cepat, efek penandaan yang baik, dan efisiensi tinggi.

CO2 Laser Cutting

Presisi tinggi, kecepatan, dan keserbagunaan, Anda dapat memotong hampir semua bahan non logam dengan pemotong laser.

CO2 Laser Marking

CO2 Laser Marking/Engraver sebagian besar digunakan untuk bahan organik seperti ukiran kayu, pemotongan kertas, badan akrilik, dan penandaan kulit.

CNC Router

CNC (Computer Numerical Control) Router mesin yang dikendalikan komputer yang dibuat untuk menggiling, mengebor, dan memotong bahan dalam jumlah besar & cepat.

Bending Machine

Produk Automatic Letter Bender adalah jajaran mesin pembengkok huruf CNC otomatis untuk surat saluran, logo, tanda, simbol, dan pundi-pundi dengan bentuk yang tidak biasa.

Welding Machine

Kecepatan pengelasannya cepat, tidak diperlukan perawatan setelah pengelasan, dan kualitas lasnya tinggi, dapat dikontrol dengan tepat, titik fokus kecil, mudah diotomatisasi

Press Brake

Press brake adalah alat pengepres mesin untuk membengkokkan bahan lembaran dan pelat, paling sering lembaran logam

3D Printer

Printer 3D adalah jenis printer desain material yang mendesain dan membuat model 3D serta produk perangkat dan komponen menggunakan proses pembuatan aditif.

Pengertian Laser

LASER (Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation) adalah radiasi elektromagnetik yang dihasilkan oleh atom-atom karena adanya perubahan energi pada beberapa material. Laser diperkuat dan dikirim dari suatu alat sebagai aliran yang mirip dengan cahaya. Warna laser tergantung pada panjang gelombang, umumnya dalam satuan nanometer (nm).

Teknologi laser memberikan banyak keunggulan, beberapa di antaranya adalah durasi pengerjaan cepat, kecilnya potensi kerusakan produk, sedikit atau bahkan tidak adanya bahan habis pakai yang dibutuhkan, dan tidak ada masalah pembuangan sisa produk.

Kemampuan laser dalam mengubah bahan membuatnya ideal untuk industri otomotif, elektronik, pakaian, pengerjaan logam dan lain sebagainya. Penggunaan teknologi laser diaplikasikan ke dalam berbagai bentuk operasi, seperti laser marking and engraving, laser cleaning, laser welding, dan laser cutting.

Fungsi laser cutting pada industri sangat penting, terutama untuk keperluan produksi. Keberadaan mesin laser cutting dapat meningkatkan kinerja produksi serta menghasilkan produk berkualitas tinggi.

Selain itu, laser cutting juga menawarkan hasil potongan yang rapi. Motif tanda atau goresan dan pengukiran yang dibuat pada produk adalah sangat detail dan sesuai dengan desain awalnya. Ketiga fungsi tersebut dikenal dengan istilah marking, engraving dan cutting.

Anda juga bisa mengatur kedalaman sinar laser pada permukaan material agar tak terjadi kesalahan. Begitu pula dengan material yang digunakan, juga cukup menentukan rekomendasi jenis laser cutting yang bisa dipertimbangkan. Penggunaan laser cutting pun juga terdiri beberapa jenis, yakni laser cutting CO2, YAG dan fiber laser.

Fungsi Laser Cutting

Laser cutting sebagai mesin berteknologi tinggi yang multiguna, memiliki beberapa fungsi utama yang sangat penting bagi usaha produksi. Dengan mesin canggih maka akan membuat usaha Anda bisa menghasilkan produk yang berkualitas pula.

Adapun 3 fungsi utama laser cutting adalah cutting (memotong), engraving (mengukir) dan marking (menandai). Bila dijabarkan lebih detail bisa dibedakan lagi menjadi 5 mode, yaitu:

Laser Cutting Machine

Laser Cutting Kertas CO2

Sesuai dengan namanya, salah satu fungsi utama mesin laser cutting adalah memotong atau cutting. Sinar laser bertugas memotong bahan sesuai dengan desain awal yang sudah disiapkan.

Pemotongan tersebut akan menghasilkan produk yang terpotong rapi dengan sisa bahan yang hancur karena sinar laser atau bisa juga tersisihkan. Tidak hanya cutting, pada fungsi ini dikenal juga istilah punching dan perforating.

Punching

Punching adalah sebuah tindakan melubangi material tanpa memotong bagian di sekitarnya.

Lubang yang dibuat bisa menembus bahan atau hanya membuat goresan yang menjorok ke dalam tanpa benar-benar menjadi lubang. Sebagai contoh adalah membuat lubang untuk gantungan kunci atau membuat tekstur pada separuh permukaan karya seni.

Perforating

Sedangkan untuk fungsi perforating ialah bertugas untuk menggores atau melubangi material. Hampir sama dengan punching, namun perforating umumnya seperti melukai atau menyayat material sehingga menimbulkan garis putus-putus tanpa memotong sepenuhnya di bagian sekitarnya.

Pada fungsi ini, mesin memerlukan energi yang lebih besar dibandingkan fungsi lainnya, namun untuk prosesnya jelas lebih cepat dibandingkan engraving dan marking yang memerlukan ketelitian.

membutuhkan sinar laser dengan energi besar. Meskipun begitu, prosesnya lebih cepat jika dibanding grafir.

Laser Cutting Machine

Laser Marking

Memiliki arti menandai, mesin laser cutting juga mempunyai fungsi lain yakni untuk menggores atau menandai material. Sinar laser bisa menimbulkan goresan atau tanda pada material tanpa merusak bagian lainnya, karena prosesnya tidak menggunakan alat tanpa ujung dan hanya berupa cahaya yang langsung bersentuhan dengan bahan.

Hal ini menyebabkan goresan atau tanda yang tercipta murni sesuai dengan desain yang sudah diinput dalam software komputer. Dibandingkan engraving, marking lebih menyangkut mengenai garis, tanda ataupun tulisan yang sederhana.

Bentuk yang dihasilkan berbentuk tetap dan tidak terlalu rumit. Hasil contoh dari marking paling banyak dijumpai pada label, papan nama, dan sebagainya.

Jenis Laser Marking

Laser Annealing

Laser annealing (laser anil) bekerja dengan penerapan panas laser ke permukaan bahan. Efek panas tersebut menyebabkan perubahan warna karena teroksidasi. Tanda yang dihasilkan laser annealing berwarna hitam pekat dengan permukaan halus. Namun, warna juga dapat bervariasi tergantung suhu laser. Kedalaman laser annealing berkisar antara 20-30 mikron. Logam yang umumnya diproses dengan laser marking ini adalah titanium, baja, stainless steel, dan besi.

Laser Discoloration

Laser discoloration (laser perubahan warna) bekerja dengan mengubah warna / pigmen bahan dengan pemanasan laser dan menghasilkan permukaan yang sedikit terangkat atau dikenal dengan istilah foaming atau frothing. Perubahan warna terang / gelap tergantung pada komposisi bahan. Misalnya pada plastik gelap hasil laser marking akan berwarna putih, sedangkan pada plastik berwarna terang hasil marking berubah menjadi abu-abu atau hitam. Perubahan warna dan buih ini hanya terjadi pada plastik.

Laser Engraving

Laser engraving (laser pengukiran) bekerja dengan menguapkan sebagian material untuk memperlihatkan rongga yang terlihat di kedalaman 0,0001-0,005 inci di bawah permukaan material. Proses ini membutuhkan panas yang cukup untuk menguapkan material dalam milidetik. Salah satu manfaatnya adalah dapat menghasilkan marking berkualitas tinggi dan akurat dalam waktu yang sangat singkat. Proses ini cocok untuk hampir semua jenis logam, plastik, kayu, kulit, kaca, atau keramik.

Laser Etching

Laser etching bekerja dengan melelehkan material yang menyebabkannya mengembang dan membentuk rongga yang terangkat di atas permukaannya hingga ketinggian 80 mikron. Rongga inilah yang membentuk tanda. Laser etching membutuhkan energi yang lebih sedikit daripada laser engraving dan pilihan yang lebih ekonomis. Laser ini digunakan untuk menandai berbagai bahan seperti aluminium dan baja.

Cara Kerja Mesin Laser Marking

Mesin laser marking bekerja dengan menggunakan sinar laser yang fokus untuk menandai permukaan suatu material. Mesin laser marking dikendalikan dengan perangkat lunak pada komputer sehingga sinar laser secara tepat mengikuti pola yang telah didesain dengan durasi yang cepat dan hasil yang presisi.

Sinar laser akan diarahkan ke satu arah. Ketika sinar tersebut berinteraksi dengan permukaan bahan, energi laser akan mengubah sifat dan penampilan bahan melalui reaksi kimia dan fisik meliputi pemanasan, pelelehan, penguapan, maupun cold stripping. Hal inilah yang menciptakan tanda dengan tingkat kontras yang tinggi.

Industri Yang Menggunakan Jasa Laser Marking

Laser marking digunakan oleh banyak sektor industri, beberapa diantaranya adalah:

Industri Medis

Industri medis menggunakan mesin laser annealing dan engraving untuk alat medis, internal tracking, dan branding.

Industri Otomotif

Industri otomotif menggunakan mesin laser marking untuk membuat nomor identifikasi kendaraan (NIV), dekorasi keyboard, dan panel instrumentasi.

Industri Logam

Industri logam menggunakan laser marking untuk menandai produk dan mempermudah identifikasi. 

Industri Periklanan

Industri periklanan menggunakan laser marking jenis engraving untuk membuat motif dekoratif karena menawarkan fleksibilitas tinggi untuk menandai motif-motif kecil.

Laser Engraving

Grafir kartun pada kayu MDF

Pengertian engraving adalah mengukir atau menggrafir pada berbagai jenis material. Ukiran dan pahatan dibuat dengan kedalaman tertentu sesuai dengan keinginan.

Proses engraving biasanya memakan waktu lebih lama dibandingkan marking dan cutting dikarenakan polanya lebih rumit. Namun untuk daya sinar laser yang dikeluarkan oleh fungsi engraving jelas lebih kecil dibandingkan cutting.

Karena butuh fokus dan ketelitian, engraving menghasilkan desain yang apik dan detail. Untuk fungsi ini, akan banyak Anda temui pada produk berupa karya seni yang menonjolkan tampilan dan nilai estetika.

Jenis Laser Cutting

Sesudah memahami fungsi laser cutting, maka Anda juga perlu mengenal jenis laser cutting yang ada di pasaran. Jenis laser cutting mengacu pada bentuk dan kemampuan spesifik yang dimiliki oleh satu jenis laser cutting dengan lainnya sehingga menjadi pembeda satu sama lain.

Ketiga jenis laser cutting ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, yang bisa Anda pertimbangkan sebelum memilih jenis laser cutting mana yang cocok dengan usaha Anda. Adapun jenis laser cutting yang dimaksud adalah laser cutting CO2, YAG dan fiber laser.

Fiber Laser

Mesin fiber laser cutting

Jenis laser cutting yang pertama ialah fiber laser. Pengertian fiber laser adalah laser yang berupa benih laser yang berbentuk padat. Output laser ini adalah sinar dengan spot yang sangat kecil dibandingkan CO2 hingga 100 kali lipat sehingga dianggap lebih efektif untuk memotong segala material terutama bahan logam.

Untuk jenis laser cutting ini, mempunyai harga yang mahal karena menghasilkan pemotongan yang paling bagus dibandingkan laser CO2 dan YAG serta di dalam mesinnya terdapat desain khusus yang didukung oleh daya dioda pompa. Sehingga intensitas sinar dari fiber laser pun 100 kali lebih halus dibandingkan laser CO2.

Oleh karena itu, fiber laser biasanya khusus dipergunakan untuk mengolah material logam seperti kuningan, aluminum, besi, dan sebagainya. Hasil pemotongan yang tajam juga disebabkan oleh tingginya daya dari jenis laser cutting yang satu ini.

Mesin Laser Cutting CO2 Untuk Bahan Akrilik

Kesimpulannya, jenis laser cutting juga dipengaruhi oleh bahan yang akan digunakan. Salah satu bahan atau material yang mudah dijumpai dan mempunyai nilai jual untuk berbagai industri adalah akrilik. Proses pengolahan akrilik bisa dilakukan menggunakan jenis laser CO2.

Mesin laser cutting CO2 untuk bahan akrilik merupakan pilihan terbaik. Jenis laser cutting tersebut sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan proses pengolahan material akrilik sehingga nantinya bisa didapatkan hasil jadi produk yang maksimal, efektif dan efisien sehingga menghemat waktu serta material yang diperlukan. Serta untuk keperluan grafir atau mengukir dengan pola rumit, mesin ini sudah sangat mumpuni bahkan untuk desain yang detail sekalipun.

Laser Cutting CO2

Mesin Laser Cutting CO2

Jenis laser cutting CO2 adalah jenis laser yang paling populer karena sering digunakan untuk berbagai bidang industri. Hal ini dikarenakan laser cutting CO2 dikenal mampu menembus, memotong dan mengukir pada beragam jenis bahan material, baik logam maupun non logam.

Laser CO2 merupakan laser dengan gas yang berasal dari campuran gas karbondioksida (CO2) dengan gas lainnya melalui proses elektrik. Jenis laser cutting ini akan menghasilkan engraving dan cutting yang bagus terutama pada bahan non logam.

Dikarenakan sangat fleksibel, para pengusaha sering menggunakan mesin laser cutting CO2 untuk mendukung usaha mereka. Dilengkapi dengan kualitas sinar laser yang bagus dan efisien serta efektif, laser cutting CO2 juga memiliki harga cukup terjangkau dibandingkan jenis sinar laser lainnya sehingga menjadi pilihan yang tepat bagi usaha Anda.

Laser Cutting YAG

Mesin laser cutting YAG

Untuk jenis yang satu ini, memiliki bentuk output yang berbeda dengan laser cutting CO2. Laser cutting YAG merupakan golongan laser solid state yakni laser yang mengeluarkan output berupa sesuatu yang memiliki bentuk atau wujud.

Dalam hal ini, laser cutting YAG memiliki nama lain sebagai laser kristal dikarenakan bahan dasarnya berasal dari komponen yang mengendap seperti kristal dengan warna bening. Bahan utama sebagai komponen laser ini adalah Nd:YAG (Neodymium-Doped Yttrium Aluminium Garnet) dan Nd:YVO (Neodymium-Doped Yttrium Orthovanadate).

Laser cutting YAG merupakan jenis laser cutting kelas menengah dikarenakan berteknologi tinggi namun harganya lebih murah dibandingkan fiber laser dan lebih mahal dari laser CO2. mesin dengan laser ini dikenal memiliki hasil yang tajam dan berdetail halus sehingga cocok untuk material logam dan plastik.

Keunggulan Laser Cutting

1. Laser cutting dapat mengerjakan desain yang rumit

Pada pola yang detail, sinar laser cutting dapat mengerjakan desain yang rumit sekalipun. Pengaturan dari program komputer dan kemampuan mesin memungkinkan proses pemotongan atau pengukiran material bisa terlaksana dengan detail. Tingkat presisi juga sangat terjamin jika Anda memotong atau mendesain material dengan laser cutting. Desain yang rumit kemungkinan bisa membuat proses pemotongan akan berlangsung lama dan membuang banyak material gagal saat ada kesalahan, namun dengan menggunakan laser cutting maka prosesnya akan lebih efektif serta sangat meminimalisir adanya material gagal yang tak terpakai.

2. Proses laser cutting termasuk cepat

Karena desain hasil produk sudah disiapkan, maka proses pemotongan atau pembentukan material dapat dilakukan dengan cepat dan mendapatkan hasil yang maksimal. Pengerjaan yang cepat juga mampu menghemat biaya produksi Anda.

3. Mampu memproses berbagai macam jenis bahan

Proses produksi laser cutting juga bisa untuk berbagai material seperti logam dan non logam. Hal itu membuat membuat efektifitas pengerjaan jadi lebih mudah karena menggunakan satu mesin bisa memproduksi berbagai material. Serta dapat memproses bermacam jenis bahan membuat mesin ini bisa digunakan untuk banyak produk dengan maksimal.

4. Hasil jadi yang presisi

Menggunakan program komputer, bisa dipastikan jika produk akan memiliki hasil jadi yang presisi. Akan sangat kecil kemungkinan bagi mesin untuk melakukan kesalahan saat proses pemotongan atau pembuatan motif terjadi. Terlebih dengan persiapan yang matang termasuk adanya desain produk serta pengukuran material sebelumnya.

5. Produk tampak lebih rapi

Anda bisa membandingkan hasil jadi produk dari mesin laser cutting dengan produk yang proses menggunakan bantuan alat maupun dilakukan dengan manual. Perbedaan yang akan paling mencolok terlihat adalah cutting akan tampak lebih rapi.